Barangsiapa yang hendak melaksanakan sholat, sebelum takbiratul ihram maka haruslah ia berniat untuk mengerjakan sholat.  Kemudian dia membaca doa iftitah.

Doa iftitah adalah doa yang di baca sebagai pembuka sholat yang dilakukan setelah takbiratul ihram baik dilaksanakan sendirian maupun berjamaah. Setelah itu barulah membaca ta’awwudz dan Al-Fatihah.

doa iftitah

Sementara hukum doa iftitah menurut mayoritas ulama itu disunahkan, baik dibaca saat sholat sendirian atau berjamaah, sholat wajib atau sunnah, menjadi imam atau makmum, laki-laki atau perempuan dan lain sebagainya.

Jika kita membacanya maka akan memperoleh pahala dari Allah Swt. jika tidak maka tidak apa-apa. Karena doa iftitah bukan termasuk syarat sah atau syarat wajib dari sholat. Tapi, termasuk dalam bacaan sunnah dalam sholat dan bukan sesuatu yang di wajibkan.

Apabila kita setelah takbiratul ihram tanpa sengaja langsung membaca Al-Fatihah, maka kita tidak perlu mengulang lagi dari awal untuk membaca doa iftitah, lanjut Al-Fatihah saja.

Meskipun ketika ditinggalkan sah-sah saja, akan lebih baik lagi jika kita tetap membacanya saat sholat, baik sholat wajib maupun sunnah. Karena di dalamnya terdapat keutamaan yang akan sangat sayangkan jika ditinggalkan.

Dalam doa iftitah mengandung pujian yang ditujukan kepada Allah Swt. sehingga melalui doa ini, kita mengetahui betapa berkuasanya Allah atas segala alam semesta ini.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah Saw. bersabda:

“Sholat seseorang tidak sempurna hingga ia bertakbir memuji Allah dan menyanjungnya kemudian membaca Alquran yang mudah baginya.”
(HR. Abu Daud dan Hakim)

Bacaan doa iftitah ada banyak macamnya, ada yang pendek dan ada yang panjang.

Namun, tahukah kamu meskipun sama-sama beragama Islam, bacaan doa iftitah antara Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah itu berbeda lho?

Berikut ini akan disajikan bacaan doa iftitah lengkap dengan bacaan latin dan artinya.

Doa Iftitah

Bacaan Doa Iftitah Versi Nahdhatul Ulama

Berikut doa iftitah versi Nahdhatul Ulama dalam bahasa arab, latin dan artinya.

doa iftitah versi nahdhatul ulama

Bacaan Doa Iftitah Versi Nahdhatul Ulama Arab

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Bacaan Doa Iftitah Versi Nahdhatul Ulama Latin

Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Arti Bacaan Doa Iftitah Versi Nahdhatul Ulama

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah membuat langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan saya bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah saya diperintahkan dan saya yaitu termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).


Bacaan Doa Iftitah Versi Muhammadiyah

Berikut doa iftitah versi Muhammadiyah dalam bahasa arab, latin dan artinya.

doa iftitah versi muhammadiyah

Bacaan Doa Iftitah Versi Muhammadiyah Arab

اللَّهُمَّ باَعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا باَعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Bacaan Doa Iftitah Versi Muhammadiyah Latin

Allahumma baa’id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas. Allahummaghsil khathaayaaya bilmaa’i watstsalji wal barad.

Arti Bacaan Doa Iftitah Versi Muhammadiyah

 “Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana dibersihkannya kain yang putih dari noda. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, hujan es, dan air dingin.”


Akhir Kata

Dari bacaan doa iftitah yang ada, kita boleh membaca yang mana saja sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Mungkin cukup sekian artikel mengenai doa iftitah beserta artinya. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Baca Selengkapnya

Doa Sebelum Wudhu

Sholat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang dikerjakan setiap hari. Sebelum melaksanakan sholat harus terbebas dari hadast kecil…
Baca Selengkapnya

Niat Wudhu

Sesungguhnya peranan niat bagi kehidupan seorang hamba teramatlah penting, terutama dalam hal amal-amal yang akan dikerjakan. Maka dari…
Baca Selengkapnya

Doa Setelah Wudhu

Setiap ibadah dalam Islam memiliki ketentuan dan tata cara yang berbeda-beda. Hal ini berlaku juga untuk urusan wudhu,…
Baca Selengkapnya

Doa Bercermin

Simak penjelasan tentang ✓ doa bercermin, ✓ tata cara membaca doa bercermin dan ✓ keutamaan membaca doa bercermin.…
Baca Selengkapnya

Doa Setelah Makan

Simak penjelasan tentang doa setelah makan, adab setelah makan dan hikmah membaca doa setelah makan. Saat kita mengawali…