Simak penjelasan tentang doa istighfar, fadhilah dan keutamaan istighfar, dan waktu terbaik dan berapa banyak membacanya.

hadist tentang istighfar / foto by pixabay

Istigfar adalah bentuk Masdar dari istighfarayastaghfiru. Akar katanya ghafara artinya menutup. Al-Gafru artinya as-satru (menutup). Al-Gafru dan al-ghufran adalah semakna. Istighfar adalah permohonan ampunan dan perlindungan kepada Allah Swt. agar tidak disentuh oleh azab. Permohonan ini dilakukan dengan ucapan maupun tindakan.

Mengapa kita harus beristighfar setiap hari?

Manusia bukanlah makhluk yang tidak memiliki kesalahan ataupun dosa. Ia juga memiliki musuh, seperti hawa nafsu yang selalu memerintah untuk membuat kejahatan dan memperintah setiap perbuatan jahatnya.

Allah Swt. berfirman:

“…Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Rabbku…” (QS. Yusuf: 53)

Selain hawa nafsu, musuh lainnya yaitu setan yang selalu mengintai untuk dijerumuskan ke dalam kebinasaan. Musuh lainnya juga termasuk keinginan-keinginan yang menghalangi menuju jalan Allah. Ada lagi bahwa dunia ini penuh dengan tipu daya muslihat dan perhiasannya. Ditambah dengan kelalaian, kelesuan, dan kealpaan dalam menjalankan perintah Allah.

Orang-orang yang terjaga dari itu semua adalah orang yang mendapatkan penjagaan dari Allah Swt. oleh sebab itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a:

“Demi dzat yang jiwanya berada di tangan-Nya, andaikata kalian tidak pernah berbuat dosa, niscaya Allah akan memusnahkan kalian, lantas mendatangkan suatu kaum yang akan berbuat dosa, akan tetapi mereka beristighfar kepada Allah, sehingga Allah pun memberikan maghfirah kepada mereka.” (HR. Muslim dan Ahmad)

Namun, ada hal yang mesti diperhatikan, kebanyakan orang berkeyakinan bahwa istighfar cukup dilakukan dengan ucapan lisan, “astaghfirullah,” kemudian ucapan tersebut tidak ditemukan di dalam hati maupun pada anggota badan. Istighfar dalam hal semacam ini disebut perbuatan orang-orang yang dusta.

Fudhail bin Iyadh berkata: “Istighfar yang tidak disertai dengan berhenti dari dosa, adalah taubatnya pembohong.”

Fadhilah dan Keutamaan Istighfar

Istighfar mengandung manfaat cukup besar yang akan diraih oleh siapa saja yang memperoleh taufik dari Allah Swt. serta diilhami Allah Swt. untuk melakukan istighfar.

1. Istighfar Adalah Manifestasi Kepatuhan Kepada Perintah Allah

“Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada ilah (yang haq) melainkan Allah, dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu.” (QS. Muhammad: 19)

2. Istighfar Adalah Salah Satu Faktor Pembawa Rezeki

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, juga mengadakan untukmu kebun-kebun serta mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

3. Istighfar Adalah Jalan Untuk Masuk Surga

Hal ini terkandung dalam bacaan doa sayyidul istighfar.

“Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu. Dan aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku, aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”. (HR. Bukhari)

4. Istighfar Adalah Sebab Diampuninya Dosa dan Kesalahan

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itus, sedang mereka mengetahuinya.” (QS Ali Imran: 135)

5. Istighfar Mencegah Terjadinya Adzab

“Dan Allah sekali-kali tidak akan mengadzab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengadzab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (QS. Al-Anfal: 33)

6. Istighfar Meningkatkan Derajat Setelah Mati

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sungguh Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di surga. Maka, kelak ia akan bertanya, ‘Ya Rabbi, mengapa saya meraih derajat seperti ini?’ Allah menjawab, ‘Karena istighfar yang dipanjatkan anakmu untukmu.” (HR. Ahmad dengan sanad hasan)

7. Istighfar Adalah Sarana Memperoleh Kebersihan Hati

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sungguh apabila seorang mukmin melakukan dosa, maka dosanya itu akan menjadi satu noda hitam di hatinya. Jika ia bertaubat, meninggalkan dosa dan beristighfar, maka hatinya akan dibersihkan dari noda itu. Jika dosa itu bertambah, maka bertambah pula noda hitam itu, sehingga menutup hatinya. Itulah rân yang disebut oleh Allah dalam firman-Nya, ‘Kalla bal rana ‘ala qulubihim ma kanu yaksibun (Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.” (QS. Al-Muthafifin: 14)

8. Istighfar Adalah Sarana Agar Dikaruniai Anak

Allah Swt. berfirman:

“Maka aku katakana kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, membanyakkan harta dan anak-anakmu, juga mengadakan untukmu kebun-kebun serta mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

9. Istighfar Adalah Sarana Memperoleh Kesehatan dan Kekuatan

“Dan (dia berkata), ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabbmu lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepadamu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (QS. Hud: 52)

10. Kabar Gembira Bagi Kaum Wanita

Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Wahai para wanita, bersedekahlah dan perbanyak istighfar, karena sesungguhnya aku melihat kalian merupakan mayoritas penduduk neraka.” Seorang wanita diantara mereka berkata, “Mengapa kami menjadi mayoritas penduduk neraka?” Beliau menjawab, “Kalian banyak mencela dan mengingkari kebaikan suami. Aku tidak melihat orang-orang yang memiliki kekurangan dalam akal dan agamanya yang lebih mampu menaklukkan orang-orang yang berakal daripada kalian.” Wanita itu bertanya, “Apa maksud kurang akal dan agama?” Beliau menjawab, “Kesaksian dua orang wanita setara dengan kesaksian seorang laki-laki, dan seorang wanita menjalani masa beberapa hari tidak melaksanakan sholat.” (HR. Muslim)

Bacaan Istighfar

Ada banyak lafadz istighfar berdasarkan hadist-hadist shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bisa kita ucapkan dalam kehidupan sehari hari.

Bacaan Istighfar Pendek

Bacaan Istighfar Pendek Arab

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

Bacaan Istighfar Pendek Latin

Astaghfirullahal ‘azhiim

Arti Bacaan Istighfar Pendek

“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung”.

Bacaan Istighfar Panjang

Bacaan Istighfar Panjang Arab

Dаӏаm hadits yang di riwayatkan oleh At Tirmidzi, Abu Dawud, ԁаn Al Hakim mengatakan bahwa barangsiapa yang membaca istighfar ԁі bаwаһ ini, аkаn diampuni dosa-dosanya, mеѕkірυn dia tеӏаһ lari ԁагі medan jihad уаng sedang berkecamuk (dimana dosanya ѕаngаt besar sekali):

أَسْتَغْفِرُ الله الَّذِي لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Bacaan Istighfar Panjang Latin

Astaghfirullahal-ladzi la ilaha illa huwal-hayyul-qayyum, wa atubu ilaih.

Arti Bacaan Istighfar Panjang

Aku memohon ampun kepada Allah, Yаng tiada Tuhan уаng berhak diibadahi ԁеngаn benar ѕеӏаіn Dia, Yаng Maha Hidup, Yаng Maha Mengurus, ԁаn aku bertobat kepada-Nya.

Itu tadi beberapa lafadz istighfar yang berasal dari hadist-hadist shahih Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di samping itu masih banyak lafadz istighfar lainnya yang memiliki makna serupa dan kitab oleh mengucapkannya.

Waktu Terbaik dan Berapa Banyak Membacanya

Istighfar disyariatkan untuk dibaca setiap saat. Namun, ada beberapa waktu yang lebih utama untuk dianjurkan mengucapkan istighfar:

  • Setelah Melaksanakan Sholat

“Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolak-nya orang-orang banyak (Arafah), dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 199)

Ayat ini menjelaskan perihal perintah haji, lebih tepatnya sesudah dilaksanakannya thawaf ifadhah. Dalam kondisi ini, dianjurkan beristighfar karena dimungkinkan ada ketidaksempurnaan dalam mengerjakan ibadah.

Melakukan istighfar juga dikerjakan sesudah menjalankan sholat lima waktu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam, sesudah salam sholat wajib, biasanya beristighfar tiga kali, hal ini karena dikhawatirkan seorang hamba melakukan sesuatu yang mengurangi kesempurnaan ibadah sholat yang dikarenakan lalai atau lupa.

  • Istighfar Di Waktu Sahur

Allah Swt. telah memuji hamba-hamba-Nya yang beristighfar pada waktu yang diberkati ini. Allah Swt. berfirman:

“(Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS. Adz-Dzariyat: 17-18)

“Ya’qub berkata:’Aku akan memohon ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yusuf: 98)

Dalam tafsir ayat ini disebutkan bahwa ya’qub menunda istighfar hingga waktu sahur. Waktu ini lebih utama dari waktu-waktu yang lain karena waktu ini Allah mengabulkan doa, memberi orang yang meminta, dan mengampuni siapa yang beristighfar.

Mengenai berapa banyak Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan istighfar, dalam sebuah hadist dijelaskan:

“Demi Allah aku beristighfar (memohon ampun) kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.” (HR. Bukhari)

  • Ketika Menutup Majelis

Ketika seseorang hendak berdiri dari tempat duduknya, khususnya ketika ia sedang bersama saudara-saudaranya dalam suatu pertemuan atau suatu pekerjaan.

Hal ini berdasarkan hadist yang di riwayatkan Aisyah r.a, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya setiap berdiri dari suatu majelis, selalu mengucapkan:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

“Maha suci Engkau ya Allah, Rabbku, dengan memuji-Mu, tidak ada sembahan yang benar selain Engkau, aku memohon ampunan-Mu ya Rabbi, dan aku bertaubat kepadamu.”

Maka, aku bertanya: ‘Wahai Rasulullah, betapa seringnya Anda mengucapkan kalimat-kalimat itu pada saat berdiri dari majelis!’ Beliau pun menjawab, “Tidaklah seseorang mengucapkan kalimat-kalimat itu ketika berdiri dari majelis, kecuali Allah pasti mengampuni dosanya yang terjadi di majelis itu.” (HR. Hakim)

  • Istighfar Untuk Orang-Orang Yang Meninggal

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika selesai menguburkan mayit, beliau berdiri, lantas bersabda:

“Beristighfarlah kalian untuk saudara kalian dan mohonkanlah keteguhan untuknya, sesungguhnya sekarang ia sedang ditanya.” (HR. Abu Daud)

Dalam situasi kritis semacam ini, seorang mayit memerlukan istighfar dan permohonan ampun kepada Allah Swt. yang diucapkan oleh saudara-saudaranya.

Mungkin demikian ulasan mengenai doa istighfar beserta fadhilah dan keutamaan yang dapat kita petik. Semoga yang demikian bisa bermanfaat bagi kita semua.

Referensi:

Dahsyatnya istighfar, Hasan bin Ahmad Hamam

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Baca Selengkapnya

Doa Bangun Tidur

Simak penjelasan tentang doa bangun tidur, adab bangun tidur, keistimewaan doa bangun tidur dan kekuatan doa bangun tidur.…
Baca Selengkapnya

Doa Sebelum Wudhu

Sholat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang dikerjakan setiap hari. Sebelum melaksanakan sholat harus terbebas dari hadast kecil…
Baca Selengkapnya

Doa Qunut Shubuh

simak penjelasan tentang doa qunut shubuh dan manfaat doa qunut shubuh! Doa qunut ada tiga yaitu qunut nazilah,…