Simak penjelasan tentang adab dalam berkendara, hadist tentang membaca doa naik kendaraan, doa naik kendaraan dan manfaat membaca doa naik kendaraan.

gambar orang naik kendaraan / foto by pixabay

Kendaraan merupakan salah satu nikmat dari Allah Swt yang patut kita syukuri. Hal ini sebagai bukti kasih sayang Allah Swt. kepada makhluk-Nya.

Allah Swt. berfirman:

“Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah Kami angkut keturunan mereka dalam perahu yang penuh muatan, dan Kami ciptakan bagi mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai.” (QS. Yasin: 41-42)

Sekarang saat kita pergi kemana-mana semakin mudah dengan kemajuan teknologi yang ada. Berbeda dengan zaman dahulu yang kemana-mana jalan kaki atau naik hewan tunggangan.

Teknologi yang semakin maju ini tidak semata-mata karena kecerdasan manusia, melainkan atas kehendak Allah Swt. yang telah memberikan kita karunia-Nya. Tanpa Allah Swt. kita mungkin tidak akan dapat memahami ilmu-ilmu tersebut.

Sebagai bentuk rasa syukur kita, maka hendaklah saat naik kendaraan untuk membaca doa terlebih dahulu.

Doa ini mengandung sanjungan kepada Allah Swt yang telah memberikan kita kendaraan untuk kita kendarai, padahal sebelumnya kita tidak memiliki kuasa apa-apa atasnya. Dalam doa ini juga mengandung pengakuan bahwasanya kita akan kembali kepada Allah pada hari kiamat kelak, serta pengakuan atas kelalaian dan dosa yang telah kita lakukan baik sengaja maupun tidak disengaja.

Ada hal lain yang mesti kita perhatikan pula, yaitu adab dalam berkendara, yaitu simak penjelasan berikut ini!

Adab Dalam Berkendara

Berikut adab-adab berkendara yang harus diperhatikan:

Membaca Bismillah

Hal pertama yang harus kita lakukan ialah membaca “Bismillah”. Agar kita selamat dalam perjalanan dan kembali dengan selamat.

Membaca Doa Naik Kendaraan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya untuk membaca doa saat naik kendaraan. Supaya aktivitas kita penuh keberkahan dan perlindungan dari Allah Swt.

Bertakbir Saat Jalan Naik dan Tasbih Saat Jalan Turun

Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami bertakbir ketika melewati jalan yang naik, dan bertasbih ketika melewati jalan yang turun”. (HR. Al-Bukhari)

Dari Ibnu Umar r.a, ia berkata: “Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut tentaranya sewaktu naik daratan tinggi beliau bertakbir dan apabila menuruninya beliau bertasbih.” (HR. Abu Dawud 983, dishahihkan oleh al-Albani dalam shahih Abu Dawud no. 264)

Saat kita menaiki tempat-tempat yang tinggi mengucapkan “Allahu Akbar”. Hal ini akan membuat kita merasakan kebesaran Allah Swt. serta keagungan-Nya. Sedangkan saat kita menuruni tempat-tempat yang rendah mengucapkan “Subhanallah”, hal ini akan membuat kita merasakan kesucian Allah Swt. dari segala kekurangan.

Berdoa Ketika Kendaraan Tergelincir

Usamah bin ‘Umair radhiyallahu ‘anhu menceritakan, “Aku pernah dibonceng Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas tunggangannya tergelincir, maka aku berkata, ‘tergelincirlah setan.’ Maka Nabi berkata, ‘Janganlah kamu katakan tergelincirlah setan. Jika kamu berkata demikian, dia (setan) akan membesar hingga sebesar rumah, dan berkata, ‘Dengan kekuatanku.’ Akan tetapi katakanlah, ‘bismillah’. Jika kamu berkata demikian, dia akan mengecil hingga sekecil lalat.’” (HR. Abu Dawud)

Ketika kita tergelincir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita mengumpat setan dan mengajarkan kita untuk mengucapkan, “bismillah”. Dengan menyebut Nama Allah Swt akan meleburkan setan sebagaimana air meleburkan garam.

Membebani Kendaraan Sesuai Daya Angkut

Diantara adab dalam berkendara berikutnya yaitu diperbolehkan berkendara dengan mengangkut beberapa penumpang. Namun, perlu diperhatikan juga berapa penumpang yang harus diperbolehkan naik. Karena, jika kelebihan muatan akan membuat kendaraan rusak dan itu juga merupakan suatu bentuk kedzaliman.

Tidak Menjadikan Kendaraan Semata-Mata Sebagai Tempat Duduk

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, berkata: “Janganlah kalian menjadikan punggung-punggung hewan tunggangan kalian sebagai mimbar (semata-mata sebagai tempat duduk). Sesungguhnya Allah menundukkannya untuk kalian supaya mengantarkan ke negeri yang belum pernah kalian capai kecuali dengan bersusah payah. Dan Allah menciptakan bumi untuk kalian, maka hendaklah kalian tunaikan kebutuhan kalian di atas tanah”. (HR. Abu Dawud)

Pada zaman dahulu, kendaraannya masih berupa hewan tunggangan, jadi jika duduk terlalu lama akan dikhawatirkan hewan yang ditunggangi akan kelelahan. Namun, zaman sekarang dan dulu, sangatlah berbeda. Meskipun demikian, tidak selayaknya seorang pengendara duduk-duduk maupun berbincang-bincang di atas kendaraannya saat berhenti karena ini akan menggangun pengendara lain dan mempersempit jalan.

“Dan orang-orang yang menyakiti kaum mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 58)

Memandang Kendaraan yang Lebih Rendah

“Lihatlah orang yang lebih rendah dari kalian, dan jangan melihat orang yang di atas kalian. Itu lebih layak untuk kalian agar tidak memandang hina nikmat yang Allah anugerahkan kepada kalian.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan petunjuk kepada umatnya untuk memperkuat rasa syukur atas nikmat yang Allah Berikan, yaitu dengan selalu memandang orang-orang yang berada di bawahnya dalam akal, nasab (keturunan), harta, dan berbagai nikmat yang lainnya.

Hadist Tentang Membaca Doa Naik Kendaraan

Saat hendak menginjakkan kaki untuk keluar rumah untuk melakukan perjalanan hendaklah membaca doa keluar rumah seperti yang di contohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan disunnahkan apabila pergi dengan naik kendaraan untuk mengucapkan doa sebagaimana yang telah di syariatkan dalam Islam.

Dalam riwayat Abu Daud disebutkan doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat naik kendaraan:

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا خَارِجًا إِلَى سَفَرٍ، كَبَّرَ ثَلَاثًا، ثُمَّ قَالَ: «سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ

Dari Ibnu Umar r.a, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sudah siap diatas kendaraannya hendak bepergian, beliau bertakbir 3 kali lalu membaca doa “Bismillahi wal hamdulillaahi, subhaanalladzii sakhkhara lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniina, wa inna ilaa rabbinaa lamunqalibuuna. Allahumma inna nas;aluka fii safarinaa hadzaa al-birra wat taqwaa, wa minal ‘amali maa tardhaa, allahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu..” (Dengan Nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha suci Dzat yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb / Tuhan kami. Ya Allah, sesungguhnya kami minta kebaikan dan ketaqwaan dalam perjalanan kami, kami mohon perbuatan yang Engkau ridhoi. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini…).” (HR. Abu Daud III / 34, Shahih at-Tirmidzi III / 156)

Doa Naik Kendaraan

Doa Naik Kendaraan Versi Umum

doaq naik kendaraan (umum)

Bacaan Doa Naik Kendaraan Versi Umum Arab

سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَـهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Bacaan Doa Naik Kendaraan Versi Umum Latin

Subhaanalladzii sakhkhara lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniina, wa inna ilaa rabbinaa lamunqalibuuna.

Arti Bacaan Doa Naik Kendaraan Versi Umum

Maha suci Dzat yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb / Tuhan kami.

Doa Naik Kendaraan Versi Panjang

doa naik kendaraan versi panjang

Bacaan Doa Naik Kendaraan Versi Panjang Arab

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ {سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ} الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ

Bacaan Doa Naik Kendaraan Versi Panjang Latin

“Bismillahi, hamdulillaahi, subhaanalladzii sakhkhara lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniina, wa inna ilaa rabbinaa lamunqalibuuna. Alhamdulillah x3 – allahu akbar x3

Arti Bacaan Doa Naik Kendaraan Versi Panjang

Dengan Nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha suci Dzat yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb / Tuhan kami. Segala puji bagi Allah 3x, Allah Maha Besar 3x

Manfaat Membaca Doa Naik Kendaraan

gambar kendaraan / foto by pixabay

Beberapa manfaat yang dapat kita petik setelah mengamalkan doa naik kendaraan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai berikut:

  1. Sudah tentu orang yang mengamalkannya akan mendapatkan pahala yang melimpah dari Allah Swt.
  2. Allah Swt. senantiasa meridhoi setiap aktivitas kita kita seharian
  3. Dapat perlindungan dari Allah Swt sehingga kita bisa terhindar dari mara bahaya dan selamat sampai tujuan
  4. Dengan membaca doa, Allah Swt. akan memberkahi setiap kegiatan atau perjalanan kita
  5. Meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kita kepada Allah Swt.
  6. Mengamalkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Mungkin itu tadi penjelasan tentang doa naik kendaraan. Jangan lupa untuk selalu bersyukur karena Allah masih memberikan kecukupan berupa kendaraan yang setiap harinya kita pakai. Semoga bermanfaat dan selamat beraktivitas!


Referensi

Nikmatnya berkendaraan, Muslimah.or.id

Panduan Adab Bagi Seorang Muslim, Hasan Abu Ayyub

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Baca Selengkapnya

Doa Sayyidul Istighfar

Keutamaan mengenai bacaan doa sayyidul istighfar dalam Arab, Latin serta Artinya serta hadist yang membahas bacaan doa sayyidul…
Baca Selengkapnya

Niat Wudhu

Sesungguhnya peranan niat bagi kehidupan seorang hamba teramatlah penting, terutama dalam hal amal-amal yang akan dikerjakan. Maka dari…
Baca Selengkapnya

Doa Penutup Asmaul Husna

Simak penjelasan tentang asmaul husna, gambar asmaul husna, doa penutup asmaul husna, dan manfaat membaca asmaul husna! Asmaul…