Adzan merupakan panggilan ibadah sholat bagi umat Islam yang umumnya menggunakan Bahasa arab. Adzan dikumandangkan lima kali dalam sehari dan dilakukan oleh muadzin. Pertama kalinya adzan dikumandangkan oleh sahabat nabi, yaitu Bilal bin Rabbah.

Allah Swt. berfirman dalam surat At-Taubah ayat 3

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ

Artinya: “Dan ini (adzan) adalah suatu maklumat dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia.” (QS At Taubah ayat 3)

Selain itu, ketika bayi baru dilahirkan di dunia ini, setiap orang tua dianjurkan untuk mengumandangkan adzan di telinga anaknya. Pun ketika menguburkan jenazah, dianjurkan untuk mengumandangkan adzan di liang lahat.

doa setelah adzan / foto : pixabay

Panggilan Adzan biasanya juga dibarengi dengan iqamah. Keduanya disunnahkan dilantunkan dengan suara yang keras dan dalam keadaan telah bersuci dengan berwudhu.

Pelaksanaannya dilakukan dengan menghadap ke kiblat dan dikeraskan nadanya dengan baik. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan sholat fardhu saja, sementara untuk sholat sunnah tidak menggunakan seruan ini.


Cara Menjawab Adzan

Setiap lafadz bacaan dalam adzan tidak hanya indah, namun kita dianjurkan untuk menjawab setiap bacaan yang dikumandangkan.

Umumnya, menjawab seruan adzan itu sama dengan bacaan adzan itu sendiri. Kecuali pada lafadz ‘Hayya ‘alash Shalah’ dan ‘Hayya ‘alal Fallah’, setelah mendengarkannya, kita harus mengucapkan: “La khaula wa Laa khuwata illaa billaah”.

Hal berbeda lainnya ketika kita menjawab ucapan Tatswib (Ash-Shalatu Khairum minan na’um) pada adzan subuh, maka kita jawab dengan “Shadaqta wa bararta”.


Doa Setelah Adzan

Ketika telah mendengar suara adzan berkumandang, lebih baik kita hentikan aktivitas yang sedang kita kerjakan dan segera memenuhi panggilan-Nya. Sambil menunggu iqamah, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa setelah adzan.

Manfaat doa ini cukup besar, mengingat waktu setelah adzan adalah waktu yang tepat untuk berdoa.

doa setelah adzan

Bacaan Doa Setelah Adzan Arab

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًانِ الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًانِ الَّذِي وَعَدْتَهُ [اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَاد]

Bacaan Doa Setelah Adzan Latin

“Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.”

Arti Bacaan Doa Setelah Adzan

“Ya Allah, Rabb yang memiliki seruan yang sempurna ini (tauhid), dan sholat yang tegak. Berikanlah kepada Muhammad kedudukan yang tinggi dan mulia, dan bangkitkanlah ia pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan untuknya (Sesungguhnya Engkau tidak menyelisihi janji).”

Bacaan Doa Setelah Adzan (Suara)


Amalan Antara Adzan dan Iqamah

Berikut ini beberapa amalan yang bisa kita kerjakan diantara waktu jeda adzan dan iqamah agar waktu tidak terbuang sia-sia.

1. Berdoa

Berdoa diantara adzan dan iqamah merupakan salah satu waktu mustajab dikabulkannya doa. Sesuai sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Tidak akan ditolak doa antara adzan dan iqamah.” (HR. Abu Dawaud, At-Tirmidzi).

2. Istiqfar

Amalan berikutnya adalah istigfar. Amalan ringan yang bisa kita kerjaan serta sarana kita untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah kita perbuat.

“Dari Al Aghar bin Yasar Al Muzani radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai manusia, bertobatlah kepada Allah dan beristighfarlah kepada-Nya. Sesungguhnya aku bertobat dalam satu hari seratus kali.” (HR. Muslim).

3. Sholat Sunnah

Amalan antara adzan dan iqamah berikutnya adalah mendirikan sholat sunnah. Apabila seorang muslim telah sampai di masjid, hendaklah ia tidak langsung duduk, lebih baik mendirikan sholat sunnah 2 rakaat. Ada beberapa sholat sunnah yang bisa dikerjakan, diantaranya sholat tahiyyatul masjid, Sholat sunnah rawatib, Sholat antara adzan dan iqamah.

Rasulullah Saw bersabda:

Jika salah seorang diantara kalian masuk masjid, maka hendaknya ia shalat dua rakaat sebelum ia duduk.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dua rakaat shalat sunnah shubuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim)

4. Membaca Alquran

Amalan lainnya yaitu membaca Alquran. Setiap kita membaca satu huruf dari Alquran maka akan dilipatgandakan kebaikannya menjadi sepuluh kali lipatnya.

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka untuknya satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

5. Dzikir

Rasulullah saw tidak pernah meninggalkan amalan ini. Meskipun amalan ini ringan tapi pahala yang akan kita dapatkan amatlah besar.

“Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdzikir dalam setiap waktu dan keadaannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).


Keistimewaan Doa Setelah Adzan

Saat kita membaca doa setelah adzan ada beberapa keistimewaan yang akan kita dapatkan, diantaranya:

#Label

1. Diampuni dosanya dan akan mendapatkan syafaat

Dengan membaca doa setelah adzan maka Allah akan mengampuni dosa-dosa kita dan memperoleh syafaat-Nya. Rasulullah Saw bersabda:

Barangsiapa membaca ketika mendengarkan sura orang adzan dengan bacaan ( artinya ) : “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba-Nya. Aku rela ber-Tuhan kepada Allah, dan terhadap Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan dengan Islam sebagai agamaku”. Maka akan diampunilah dosanya. (HR Muslim)

2. Waktu mustajab untuk berdoa

Seperti yang telah kita ketahui bersama, waktu antara adzan dan iqamah merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

Rasulullah Saw pernah bersabda :

Ucapkanlah seperti ucapan muadzin, jika kamu telah selesai, berdoalah maka kamu akan diberi (HR Abu Daud 524 dan Ibn Hibban 1695 dan di hasankan Syuaib al-Arnauth)

3. Akan mendapat surga di akhirat kelak

Jika kita mengucapkan doa setelah adzan maka kelak kita akan mendapatkan surga-Nya Allah Swt. Rasulullah Saw bersabda:

 “Siapa yang mengucapkan seperti yang dilantunkan orang ini Bilall dengan yakin akan masuk surga.” 
(HR Ahmad 8624, Nasai 674 & Syuaib Al-Arnauth)

4. Allah memberi sholawat 10 kali

Barangsiapa yang membaca Sholawat setelah menjawab adzan maka, Allah Swt akan memberikan sholawat 10 kali lipatnya.

 “Apabila anda mendengar muadzin, jawablah adzannya. Kemudian bacalah shalawat untukku. Karena orang yang membaca shalawat untukku sekali maka Allah akan memberikan shalawat untuknya 10 kali”
(HR. Muslim 384)

Doa Setelah Iqamah

Iqamah bisasanya dilantunkan sesaat sebelum melaksanakan sholat fardhu. Artinya setelah mendengarkan iqamah jamaah disegerakan untuk bangkit dari tempat duduknya untuk melaksankan sholat.

Hal ini berbeda dengan adzan yang dikumandangkan beberapa menit sebelum sholat atau sebagai tanda telah memasuki waktu sholat.

Iqamah memiliki makna pemberitahuan bahwa sholat akan segera dilaksanakan agar para jamaah untuk segera bersiap-siap.

Bacaan iqamah sama dengan bacaan adzan, cuman bedanya jika iqamah dikumandangkan hanya sekali. Serta setelah lafadz “Hayya ‘alas shalaah” dan “hayya ‘alal falaah”, ada penambahan bacaan Qad qaamatis shalaah.

doa setelah iqamah

Bacaan Doa Setelah Iqamah Arab

اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

Bacaan Doa Setelah Iqamah Latin

“Aqoomahalloohu wa-ad aamahaa maadaa matis samaawaatu wal-ardl.”

Arti Bacaan Doa Setelah Iqamah

“Semoga Allah mendirikannya (shalat) dan mengekalkannya selama langit dan bumi masih ada.”

Bacaan Doa Setelah Iqamah (Suara)


Jeda Antara Adzan dan Iqamah

Jeda ini diberi untuk memberikan kesempatan bagi jamaah untuk berwudhu atau membereskan kegiatannya agar bisa menghadiri sholat berjamaah.

Tidak ada ketentuan baku mengenai waktu antara adzan dan iqamah. Dalam Islam hanya memberikan rambu-rambu, agar tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama. Rasulullah Saw bersabda:

 “Jadikan (waktu) antara adzan dan iqamahmu, sesuai dengan orang yang tidak tergesa gesa dalam menunaikan hajatnya dan orang yang tidak tergesa gesa dalam menyelesaikan makannya.”
(HR. Ahmad)

Oleh sebab itu, pengurus masjid tidak mematok waktu iqamah terlalu cepat. Supaya memberikan waktu bagi para jamaah untuk datang ke masjid atau melakukan amalan-amalan sebelum sholat fardhu dikerjakan.


Mungkin demikianla ulasan mengenai doa setelah adzan. Manfaatkanlah waktu kita sebaik mungkin untuk tidak meninggalkan amalan-amalan yang dapat mendatangkan pahala bagi yang mengerjakan.

Dan tidak lupa untuk selalu bersyukur bahwa Allah masih memberikan waktu untuk senantiasa berbuat kebaikan. Semoga yang tersampaikan bisa membawa manfaat bagi kita semua.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Baca Selengkapnya

Doa Setelah Wudhu

Setiap ibadah dalam Islam memiliki ketentuan dan tata cara yang berbeda-beda. Hal ini berlaku juga untuk urusan wudhu,…
Baca Selengkapnya

Niat Wudhu

Sesungguhnya peranan niat bagi kehidupan seorang hamba teramatlah penting, terutama dalam hal amal-amal yang akan dikerjakan. Maka dari…
Baca Selengkapnya

Doa Sebelum Wudhu

Sholat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang dikerjakan setiap hari. Sebelum melaksanakan sholat harus terbebas dari hadast kecil…
Baca Selengkapnya

Doa Sebelum Belajar

Simak tentang doa sebelum belajar, adab berdoa sebelum belajar, belajar dan menuntut ilmu menurut hukum islam, dan manfaat…
Baca Selengkapnya

Doa Iftitah

Barangsiapa yang hendak melaksanakan sholat, sebelum takbiratul ihram maka haruslah ia berniat untuk mengerjakan sholat.  Kemudian dia membaca…