simak penjelasan tentang adab ziarah kubur, hadist tentang membaca doa ziarah kubur, doa ziarah kubur, dan manfaat membaca doa ziarah kubur

gambar kuburan / foto by pixabay

Ziarah kubur merupakan salah satu kebiasaan masyarakat yang sering kita temui. Hal ini dilakukan karena ingin mendoakan seseorang yang telah meninggal. Karena orang mati tidak lagi bisa menambahkan amalnya di dunia kecuali doa dari orang yang masih hidup di dunia.

Namun, perlu dipahami juga bahwa mendoakan orang yang telah meninggal tidak hanya dilakukan pada saat ziarah, namun bisa dilakukan dimana saja dan kapanpun.

Allah berfirman:

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyanyang.” (QS. Al-Hasyr: 10)

Ziarah kubur bisa juga menjadi pengingat bagi orang yang melakukannya bahwa akan ada kematian dan bekal utama yang mesti dibawa adalah iman dan juga amal sholeh.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Dulu aku pernah melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth)

Di awal kenabian Nabi sempat melarang untuk ziarah kubur, hingga saat umat Islam telah kokoh dan telah mendapat pengajaran dari Nabi dan Para Sahabat, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbolehkan. Karena ziarah kubur memiliki banyak hikmah yang akan kita dapatkan.

Adab Ziarah Kubur

Dilansir dari muslim.or.id berikut beberapa adab ziarah kubur yang mesti diperhatikan agar berbuah pahala.

  • Hendaklah Mengingat Tujuan Awal Ingin Berziarah

Saat hendak ziarah kubur ingatlah tujuan awal mengapa melakukannya dan dibalik itu semua aka nada hikmah yang berupa mendapatkan pelajaran dan mengingat kematian.

  • Tidak Boleh Melakukan Safar Untuk Berziarah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Janganlah melakukan perjalanan jauh (dalam rangka ibadah, ed) kecuali ke tiga masjid: Masjidil Hram, Masjid Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha.” (Muttafaqun ‘alaihi dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

  • Mengucapkan Salam Ketika Masuk Komplek Perkuburan

Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan mereka (para sahabat) jika keluar menuju perkebunan agar mengucapkan:

“Salam keselamatan atas penghuni rumah-rumah (kuburan) dan kaum mu’minin dan muslimin, mudah-mudahan Allah merahmati orang-orang yang terdahulu dari kita dan orang-orang yang belakangan, dan kami insya Allah akan menyusul kalian, kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian.” (HR. Muslim)

  • Tidak Memakai Sandal Ketika Memasuki Kuburan

Dari sahabat Basyir bin Khashashiyah radhiyallahu ‘anhu: Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang berjalan, tiba-tiba beliau melihat seseorang berjalan diantara kuburan dengan memakai sandal. Lalu Rasulullah bersabda,

Wahai pemakai sandal, celakalah engkau! Lepaskan sandalmu!” lalu orang tersebut melihat (orang yang meneriakinya). Tatkala ia mengenali (kalau orang itu adalah) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia melepas kedua sandalnya dan melemparnya.” (HR. Abu Dawud, An Nasa’I, Ibnu Majah, Ahmad dan selainnya. Al Hakim berkata: “sanadnya shahih”. Hal ini disetujui oleh Adz Dzahabi dan juga Al Hafizh di Fathul Baari(3/160). Lihat Ahkaamal Janaa-iz hal. 173, Maktabah Al Ma’arif)

  • Tidak Duduk Diatas Kuburan dan Menginjaknya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kuburan.” (HR. Muslim)

  • Mendoakan Mayit Jika Itu Seorang Muslim

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Dahulu aku melarang kalian untuk berziarah kubur, sekarang berziarahlah karena ziarah dapat melembutkan hati, membuat air mata menetes, dan mengingat akhirat. Dan janganlah kalian mengucapkan al hujr.” (HR. Al Hakim dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Ahkaamul Janaa-iz hal 229)

  • Boleh Mengangkat Tangan Ketika Mendoakan Mayit Tetapi Tidak Boleh Menghadap Kuburnya Ketika Mendoakan (yang Dituntunkan Adalah Menghadap Kiblat)

Ini di dasarkan pada hadist Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika beliau menutus Barirah untuk membuntuti Nbi pergi ke Baqi’ Al Gharqad. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berhenti di dekat Baqi’, lalu mengangkat tangan beliau untuk mendoakan mereka.

Dan ketika berdoa maka hendaklah tidak menghadap kuburan karena Rasulullah melarang sholat menghadap kuburan. Sedangkan doa adalah intisari sholat.

  • Tidak Mengucapka Al Hujr

Al hujr artinya ucapan yang bathil. Seperti hadist yang diriwayatkan Al Hakim bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk mengucapkan al hujr.

  • Diperbolehkan Menangis Tetapi Tidak Boleh Meratapi Mayit

Hal ini sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika itu beliau menangis ketika menziarahi kubur ibu nya sehingga membuat orang-orang disekitar beliau ikut menangis.

Hadist Tentang Membaca Doa Ziarah Kubur

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ. (وَيَرْحَمُ اللَّهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ). نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Assalaamu ‘alaikum ahlad-diyaari minal mu’miniina wal muslimiin, wa innaa in syaa-allaahu bikum laa hiquuna. (Wa yarhamullaahul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriina). Nas-alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.

“Semoga kesejahteraan terlimpah bagi penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin. Dan kita insya Allah, akan menyusul kalian (dan semoga Allah merahmati orang-orang yang meninggal terdahulu maupun yang belakangan). Kami memohon keselamatan kepada Allah untuk saya dan kalian.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah, dan lafal ini adalah riwayatnya, dari Burairah r.a sedangkan yang didalam kurung adalah hadist Aisyah r.a riwayat Muslim)

Doa Ziarah Kubur

doa ziarah kubur

Bacaan Doa Ziarah Kubur Arab

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ. (وَيَرْحَمُ اللَّهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ). نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Bacaan Doa Ziarah Kubur Latin

Assalaamu ‘alaikum ahlad-diyaari minal mu’miniina wal muslimiin, wa innaa in syaa-allaahu bikum laa hiquuna. (Wa yarhamullaahul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriina). Nas-alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.

Arti Bacaan Doa Ziarah Kubur

“Semoga kesejahteraan terlimpah bagi penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin. Dan kita insya Allah, akan menyusul kalian (dan semoga Allah merahmati orang-orang yang meninggal terdahulu maupun yang belakangan). Saya memohon keselamatan kepada Allah untuk saya dan kalian.”

Manfaat Membaca Doa Ziarah Kubur

Dengan ziarah kubur dapat meningkatkan keimanan seseorang, menyadarkan kepada manusia untuk menyiapkan diri serta membekali diri bahwa suatu saat akan berrumah di akhirat. Hal lainnya yang kita dapatkan yaitu menjadi sarana ibadah yang dapat menentramkan jiwa-jiwa yang mengamalkannya serta lebih mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa.

Selanjutnya barangsiapa yang berziarah kubur maka ia juga bisa menjadikan sebagai sarana yang memungkinkan untuk anak sholeh mendoakan orang tuanya yang telah meninggal.

Demikian penjelasan tentang doa ziarah kubur. Setiap manusia pasti akan menemui kematian jika waktunya telah tiba, maka persiapkan diri dengan terus mencari bekal iman dan amal sholeh. Semoga bermanfaat!


Referensi:

Adab Islami Ziarah Kubur, Muslim.or.id

Doa Dzikir dan Wirid Sehari-Hari, Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani

Buku Indahnya Doa Rasulullah Bagiku dan Doa-Doa Lain yang Dipetik dari Al-Quran dan Para Solihin, Masriyah Amva

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Baca Selengkapnya

Doa Bangun Tidur

Simak penjelasan tentang doa bangun tidur, adab bangun tidur, keistimewaan doa bangun tidur dan kekuatan doa bangun tidur.…
Baca Selengkapnya

Doa Sayyidul Istighfar

Keutamaan mengenai bacaan doa sayyidul istighfar dalam Arab, Latin serta Artinya serta hadist yang membahas bacaan doa sayyidul…
Baca Selengkapnya

Doa Setelah Adzan

Adzan merupakan panggilan ibadah sholat bagi umat Islam yang umumnya menggunakan Bahasa arab. Adzan dikumandangkan lima kali dalam…